The red femi

Archive for May 16th, 2008

selamat ulang tahun!

without comments

 selamat ulang tahun. you turn 35!

mestinya kamu ada di sini malam ini. saya sudah menyiapkan sebotol wine untuk merayakan usia yang menua. eits. semoga pilihan katanya tidak terlalu kurang ajar. tapi, bukankah tua itu sebuah masa yang tak terhindarkan?

ngomong-ngomong, bagaimana rasanya menjadi 35 tahun? ada ujaran bilang, all the world is a birthday cake. so, take a piece, but not too much. jadi, nikmati saja usia 35 tahun ini. besok usia ini tak lagi datang. ini hanya cuilan dari kue tart yang bernama hidup. kamu masih harus mengirisnya lagi tahun depan, tahun depan, tahun depan … dan semoga ‘tahun depan’ itu selalu datang untukmu. tentu saja, dengan penuh keberkahan.

jadi, apa yang didapat dalam perjalanan usia 34 ke 35 tahun ini? semoga berwarna, semeriah irisan lapisan pelangi setelah hujan di sore hari. keriaan. buncah bahagia. seulas senyum. isak  tangis. derai tawa. tak ada hidup sindah kelengkapan warna pelangi seperti ini kan?

senyum. hari ini kamu masih diberi hidup oleh Si Pembuat Hidup. bersyukurlah.

saatnya meninggalkan jejak kembali. membuat sesuatu yang berkualitas. ya, hidup itu sendiri. sooner or later we all discover that the important moments in life are not the advertised ones, not the birthdays, the graduations, the weddings, not the great goals achieved. the real milestones are less prepossessing. they come to the door of memory unannounced, stray dogs that amble in, sniff around a bit and simply never leave. our lives are measured by these.

selamat ulang tahun.

(ps: maaf ya, kemarin salah tanggal. agaknya setting ingatan dengan alarm di ponsel tidak lagi berjejalin. alarm sebagai pengingat ulang tahun berbunyi hari ini)

 

Written by femi adi soempeno

May 16, 2008 at 1:22 pm

Posted in Uncategorized

Tagged with , ,

menjelajah ruang maya

with one comment

semalaman akhirnya saya menemukan kegembiraan kecil ini: menjelajah ruang maya, sampai tertidur.

kasur bersprei merah ini selalu menjadi alas yang hangat dan empuk untuk menjelajah. dari halaman flock di laptop mungil, saya temukan beberapa ruang untuk belajar. jurnalistik. resep masakan. interior ruangan. hobby kaum the have, dan masih banyak lagi.

sampai saya jatuh tertidur. seperti biasa.

dengan ponsel di tangan. itunes yang menyala dengan gending-gending jawa. kacamata terpasang di hidung. dan teks panjang soal dollarization di halaman jurnalistik. owh, no! lima belas menit sebelum alarm pagi berbunyi, saya terbangun, menata kasur dan kembali menarik selimut ke atas.

lama sekali saya tidak belajar di rumah. membuka situs yang tak saya halalkan untuk saya buka di kantor.

saya belajar. membuka halaman putih. membaca. mencoba mengerti. menjelajah.

Written by femi adi soempeno

May 16, 2008 at 12:59 pm

Posted in Uncategorized

Tagged with ,

gara-gara bulu ayam

with one comment

ada yang berbeda satu-dua hari terakhir ini.

yaitu, ketegangan thomas dan uber cup yang menular hingga ke ruang redaksi. coba dengar teriakan, “ya … yooo … mantap … terus …. sikat … ” duh. meminjam ujaran eddy can, keriuhan ini gara-gara bulu ayam. tak heran, kubikel-kubikel menjadi kosong.

aih. kejuaraan ini sungguh mengesankan. atlet indonesia berjuang dengan gigihnya memukulkan raketnya pada si bulu ayam. ambisi kemenangan membayang, sementara keriaan pun memenuhi setiap kotak televisi di rumah-rumah penduduk maupun perkantoran.

selamat berjuang. kubikel di pabrik kata-kata ini menjadi sepi. sebaliknya, ruang yang memiliki televisi sesak oleh gempita dan keriaan ini.

 

Written by femi adi soempeno

May 16, 2008 at 12:49 pm

Posted in Uncategorized

Tagged with , ,