Posts Tagged ‘blog’
pindah rumah
saya pamitan dari halaman putih ini.
saya hendak meninggalkan rumah yang hangat nan nyaman ini; untuk berpindah ke rumah yang lebih longgar, dengan pekarangan yang ditumbuhi rumput tebal dan semak yang bisa untuk bermain petak umpet. ada pohon belimbing besar di belakang rumah. pohon yang selalu mengingatkan saya pada ayah. juga ada tanaman merambat di sisi bangunan rumah. kali ini, bulik saya tak akan bisa memangkasnya.
silakan datang dan mampir di rumah saya yang baru.
kalian tak perlu mengendarai dokar, becak, mikrolet, metromini, sepeda motor, bus, bahkan pesawat untuksampai ke rumah saya. kelincahan jemari di papan kunci dan tetikus akan mengantarkan kalian ke rumah saya yang baru.
saya sudah menyiapkan teh hangat maupun cokelat hangat untuk kalian. kalau mau wine atau beer, ambil saja di cellar di ruang tengah.
terimakasih sudah sering menyambangi rumah dengan halaman putih ini. membagi tawa, juga isak tangis. terima kasih.
pb2008
pesta blogger 2007, pestanya para blogger. dan pesta blogger 2008, tetap saja menjadi pestanya para blogger.
saya masih ingat persis, riuhnya blogger yang meriung di blitz, tahun lalu. bukan hanya blogger jakarta saja, tapi indonesia. aih, ini dia reriungan yang sama-sama suka blogging. kopdaran, tapi se-indonesia.
dan pesta blogger akan digelar kembali oktober nanti. persisnya, 25 oktober 2008 yang akan diawali dengan roadshow dari bali, malang, jogja, bandung dan berakhir di jakarta. sedap?
monggo lho meramaikan pb2008. info selengkapnya bisa diintip di sini.
harus serius?
kami berdebat kecil.
tentang blog. tentang pijatan kecil di papan kunci. tentang kerenyitan dahi dan sembulan senyum.
“knapa harus mengumbar kisah diri di blog?” gugatnya.
“lha harusnya?” tanya saya.
“tak ada yang harus dan tidak harus …” jawabnya cepat.
“kemudian, sebaiknya menulis apa?” tanya saya.
“yang serius dikit lah. tentang pengetahuan. kan berguna buat yang baca … bukan cuma cerita soal toilet, tentang sepeda lipat, tentang kemarahan …” katanya. saya terdiam.
dan saya menutup pembicaran tanpa berkata-kata lagi. 
saya capek menulis yang serius-serius. sungguh.
blog menjadi ruang saya yang sangat memberi keleluasaan menulis untuk saya. tidak ada editor. barangkali hanya celaan dan gugatan kecil saja. tapi, tulisan saya adalah tulisan asli saya. tak ada editan layaknya di pabrik kata-kata tempat saya bekerja.
saya ingin menulis tentang keriangan kecil di ujung minggu. maka saya menulis keriangan kecil di ujung minggu. saya ingin menulis tentang teman yang bangsat. maka saya menulis teman yang bangsat. saya ingin menulis tentang gowesan pertama dengan sepeda setelah 13 tahun tak bersepeda. maka saya menulis gowesan pertama dengan sepeda setelah 13 tahun tak bersepeda.
mau apa lagi?
lebih dari sekadar ruang, ini adalah ceceran cerita tentang hidup saya. tentang keceriaan, kelesuan, kemalasan, kejengkelan, dan barangkali sampah.
tak perlu mampir untuk mengintip. tak usah mengetuk pintu dan berharap ada yang membukakan pintu. lewati saja tanpa perlu untuk menoleh.
ini rumah saya untuk mencandai kehidupan saya. tak harus selalu serius menulis. 20 jam saya habiskan untuk menulis 3-4 tulisan seminggu. tulisan yang serius-serius. 8-10 jam saya habiskan untuk wawancara dengan 3-4 narasumber. sumber yang serius-serius.
lantas, apa halaman putih ini masih harus saya goresi dengan tulisan yang serius?
maaf, saya tidak mau.
napas panjang
humh.
saya menarik napas panjang. panjaang. panjaaang. shoot.
saya masih berkutat dengan derivatif valas ini. tentu, biar tidak mual, saya menyambinya dengan beberapa keriaan lain. berjalan-jalan di dalam pabrik kata-kata. berbincang dengan ucrit. merencanakan perjalanan kecil di ujung minggu. merancang ulang desain tata ruang di rumah. dan pasti, blogging.
tiga halaman.
sampai saat ini baru sampai satu setengah halaman. owh.
baru!
eits. ada yang baru rupanya!
iya, dashboard dan seisinya wordpress ini baru. waduh. warna disini lebih pucat karena putih harus beradu dengan biru muda. tapi, tak apalah.
orang yang duduk di belakang meja desain wordpress agaknya berusaha menyempurnakan wordpress dari waktu ke waktu. lebih dari dua tahun mengisi halaman putih ini, kalau tidak salah ingat, dua kali juga perubahan ini terjadi.
terima kasih, pak wordpress.











