Posts Tagged ‘femi’
flanel kotak-kotak
tiga minggu belakangan, saya rajin membongkari koper berisi pakaian. saya mengenakan kembali flanel usang saya: flanel kotak-kotak.
flanel ini ringan. hangat. juga, sarat dengan kenangan.
saya tak ingat persis jumlah kemeja flanel yang saya punya. tidak banyak, tetapi cukuplah untuk berganti saban minggu. ini flanel lawas. tak pernah saya pakai. apalagi saya setrika.
saya berhenti mengenakannya saat ada yang berujar, “kamu ini laki-laki atau perempuan sih, kok pakai kemeja flanel.” ah, lantaran saya memang perasa, tidak mudah bagi saya untuk mengabaikan pertanyaan itu. tetap tertinggal. dibenak.
dan saya hampir tidak pernah mengenakannya lagi.
sesungguhnya, nyaman dengan kemeja ini. hanya menggulung lengan panjang hingga ke bagian siku. tidak perlu penuh mengancingkan kancing baju hingga paling atas. di dalamnya, saya membalut tubuh dengan kaos.
so simpel. and it’s me.
semakin banyak yang protes
ah, kenapa semakin banyak yang protes.
itu, dengan status yang saya pasang di gtalk. writer, smart, single and available.
kemarin sudah ada beberapa yang protes. ada yang berujar, “dodolan po?” wah, sialan. ada juga yang bilang, “promosi nih?” ada juga yang berseloroh, “mau yang seperti apa?” halah.
biar saja. biar saja begitu. nyatanya memang begitu. writer, smart, single and available. kalau sudah bikin traktat dengan seseorang, pasti statusnya tak begitu. mungkin akan saya ganti dengan: sold out. atau, sorry, I am closed.
hati ini tetap saja begini. adem. tenang. sepi. ciut. tapi selalu hangat oleh reriungan dengan teman-teman yang ada di sekitar saya. agaknya memang Si Pemilik Hidup bikin kesalahan dengan membikin institusi yang bernama pernikahan, dan kemudian menebusnya dengan memberikan teman.
dan, biar saja begitu adanya.
tidak suka, tapi harus mau
sesungguhnya saya tidak suka yogurt.
tapi saya harus memaksakan diri menyantap susu asam ini. perkaranya sepele, yaitu menulis sehalaman penuh untuk halaman kesehatan tentang yogurt. rasanya, susu fermentasi ini layak dijadikan santapan harian.
konon, yogurt mengandung kuman yang baik untuk saluran pencernaan. juga, untuk memerangi bakteri jahat yang ada di tubuh. bedanya dengan susu segar, laktosa dalam yogurt sudah tercerna dalam kuman dan lebih bagus daripada susu segar. dan yogurt ini bisa dicerna dalam tubuh dalam waktu 1 jam, sementara susu segar diserap dalam waktu 3 jam.
menurut catatan ahli gizi, yogurt bisa dikonsumsi dua kali sehari, untuk makanan selingan. misalnya, jam 9 pagi dan 3 sore. takarannya standar saja, 200 cc. dan, lebih bagus plain yogurt ketimbang yang lain. dus, harus membubuhi sendiri buah-buahan di dalamnya.
itu sebabnya, sudah sebulan terakhir ini saya belanja elle & vire yogurt. atau, bio kul.
tapi, yogurt ini kok tidak mengurangi niat saya untuk tetap menenggak susu beruang.
tangan yang tak lagi kuat
saya tahu persis, tangan ini tak akan kembali sempurna.
sudah lebih dari sebulan sejak kendaraan itu menabrak saya saat saya hendak menyeberang jalan. dan, rasa nyeri itu masih tinggal.
seperti kemarin, atau kemarinnya lagi, atau kemarin kemarinnya lagi. cengkeraman tangan kanan pada handle bar sepeda, tarikan duffel bag dari bagasi, geretan kursi dan meja di rumah. iya, semuanya seperti menunjukkan kecemasannya sendiri: tangan saya tak lagi kuat.
dan saya pun tetap harus melakukan semuanya sendiri.
mengangkat galon untuk menggantinya dengan yang baru. mengusung kardus dari gudang. travelling dengan back pack yang tak cukup ringan.
tapi Dia masih kasih tangan kiri buat saya. semoga saya bisa mengandalkannya.
migren dan menstrucycle
menstrucycle memang tidak mengenakkan. tapi ya begini ini caranya merasakan menjadi perempuan, selain melahirkan.
saya mencatat dengan pasti masa-masa mestrucycle. awal bulan. keriaan datang di awal bulan seperti ini. tetapi, memang harus ada ekstra pengeluaran maupun ekstra tenaga untuk membeli sumpal dan mencuci dalam berapa saat.
tapi, ya beginilah rasanya menjadi perempuan. waria atau laki-laki yang berdandan sebagai perempuan, tak merasai bagaimana rahim seperti dikerok. seperti mengerok daging kelapa dari batoknya.
dulu ibu selalu menyediakan kunir asam. iya, dibikin jamu dengan dibubuhi gula jawa. tapi, sewindu ini acara minum kunir asam saban bulan tak lagi rutin. esti punya penggantinya: minum minuman bersoda. olala!
seperti semalam. orang jogja bilang: pecas ndahe. sakit kepala. semula saya tak mencatat ini sebagai salah satu bonus dari menstrucycle. “lo kurang darah kali! lagi dapet?” tanya ruth, teman kos saya.
iya.
migren dan menstrucycle memang sering akur.










