The red femi

di rembang petang, angin cinta menerpa

leave a comment »

di rembang petang, angin cinta menerpa. kamu ada dimana? kamu jauh di ribuan kilometer disana. semoga bintang tersenyum untukmu. aku merindu.

di rembang petang, angin cinta menerpa. bolehkah aku menyayangimu? dan butiran bening nan lembut pun mengalir. aku juga sayang kamu.

di rembang petang, angin cinta menerpa. “hai, femi …!” aku mengagumimu, juga mengagumi gerimis yang Kau kirim untukku. aku tak bisa menyentuhmu, aku hanya bisa merasai kasihmu.

di rembang petang, angin cinta menerpa. kapan kau datang? saat matahari menyentuh lembutnya kulit, dan bintang mengecup malam, aku tak menemukanmu disini. aku ingin bertemu.

di rembang petang, angin cinta menerpa. apakah kamu merindukan aku? serbuk asmara menggerogoti sukma. terbit dan tenggelamnya mentari menemaniku untuk menunggumu disini.

di rembang petang, angin cinta menerpa. mengapa kau menghilang? sudah kukunci kau dalam benakku. sudah kusimpan kau dalam hatiku. sudah kukapalkan kau ke lautan seberang. sudah kupinggirkan cita dan anganku. terima kasih, kamu datang kembali.

di rembang petang, angin cinta menerpa. saat pijar kasih menyapa kita, saat itulah kita akan bersama…

Written by femi adi soempeno

October 11, 2004 at 7:32 am

Posted in Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: