The red femi

wedding planner

leave a comment »

“Kamu beli wedding planner, mau merit yaaaa???”

 Whoops … tunggu dulu, sabar, tenaaaaang … Uh, repot juga kalau semuanya serba salah paham. Seminggu ini, sejak saya dikabari oleh sahabat saya, bahwa dia akan menikah, saya sudah mbanyaki cari buku wedding planner, semacam diary menjelang hari pernikahan. Dan semalam saya mendapatkannya, di toko buku kinokuniya di plasa senayan. Jadi, buku itu bukan buat saya. Saya belum mau merit.

 Sayangnya, dia nggak mau ngerti juga bahwa saya bukanlah user dari buku itu. Tetap saja dia ngotot bahwa sayalah yang akan merit. Awwww … “Pernah makan nasi padang, dengan sambel ijo yang pedes, sayur nangka yang nikmat, lalu lauknya rendang berukuran besar dan lezat, kemudian minumnya bukan es jeruk atau es teh manis, tapi susu hangatttt?” begitu tanya saya padanya. Dia menggeleng. “Keduanya pas sebagai makanan dan minuman yang memang mesti tersaji dalam proses pengisian perut. Hanya saya, yang bikin nggak pas adalah isi dari makanannya yang dipadupadankan dengan minumannya. Seperti aku dengan si anu, atau dengan si anu lainnya, pas sebagai perempuan dan laki-laki yang ingin berbagi dan menghabiskan sisa hidup bersama. Hanya saja, ada aja yang nggak pas. Jadi, aku blum mau merit karena emang blum pas!” jawabku panjang lebar, berusaha mencari perumpamaan yang bisa ia mengerti dan nggak asal berkoar dengan heboh.

 Dodol.

Written by femi adi soempeno

September 2, 2005 at 4:02 pm

Posted in Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: