The red femi

ngolong

leave a comment »

sudah sejak senin malam, saya ngolong di meja kantor saya.

sebenernya bukan barang baru. bahkan, saya sring tidur di kantor. tapi mungkin karena saya tidur di kolong meja berturut-turut, diatas kasur tipis sleeping bag, jadinya pagi tadi saya bangun dengan perut mules. ini memang penyakit saya kalo kelamaan atau keseringan bercinta dengan lantai.

aduh, saya juga sudah eneg dengan pemandangan di kantor. kertas yang bertumpukan, pantyliners dan pembalut yang berhamburan di meja, kabel-kabel yang nggak karuan mana ujung dan pangkalnya, yang semuanya bercampur menjadi satu di meja kerja! aww …

saya kok pengen pulang. rasanya tidur di kasur lebih empuk akan lebih nyaman. pekerjaan siy kurang dikit lagi. nanti siang juga bakal beres. malam tadi, juga batal minum alkohol yang sudah saya angkut dari Vin+ di kawasan kemang. sedianya saya dan mas Cis, redaktur saya, akan nge-wine. nggak taunya internet kantor mati, dan nggak ada yang bisa dilakukan mas Cis selain … pulang!

lihat, kolong saya juga semakin penuh. dulu nggak ada paper bag sama sekali. sekarang sudah ada 4. dua tas isinya KONTAN dan FUND, satu tas isinya wine, satu tas lainnya isinya tensi elektrik dan tape mungil yang harus saya carikan adaptornya. aduh, saya semakin bingung bagaimana harus menaruh badan di kolong.

walau sesak, tapi saya suka sekali ada di kolong. asal sudah bau bantal saja, toh saya sudah ada di negeri ketujuh.

Written by femi adi soempeno

October 20, 2005 at 3:50 pm

Posted in Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: