The red femi

listrik di rumah sewa

leave a comment »

dua minggu terakhir, teman-teman kos mengeluh. sekring listrik selalu dalam posisi mati saat mereka pulang kantor.

kondisi itu juga ‘menimpa’ kamar saya. listrik di ruang ciut seukuran kamar mandi di rumah saya itu selalu mati saat saya pulang kantor. saya tengok, ternyata sekring di luar kamar dalam posisi mati. awalnya, saya mengira hari itu saya lupa mematikan lampu, sehingga sekring dimatikan oleh penjaga kos-kosan. tapi, itu terjadi saban hari. ah, masa sih saya setolol itu.

uwh … usut punya usut, ternyata semua kamar kos dimatikan oleh penjaga kos setiap hari. entah karena apa, tak ada seorang pun dari kami yang bertanya pada pak kos mengenai hal ini. bisa jadi, ini untuk menghindari kealpaan kami menyalakan listrik di dalam kamar dan tak dimatikan saat bekerja sehingga berpeluang membakar rumah sewaan kami.

tapi mestinya ada penjelasan dari bapak kos sehingga anak kos-kosan nggak dibikin bertanya-tanya soal ini.

ada juga cerita lain di luar sekring ini. begini. setiap kamar kos di rumah sewa kami memiliki sekring pribadi. saat awal masuk kos, listrik di setiap kamar hanya muat untuk lampu, tape dan kipas angin saja. selebihnya, pasti njegleknya. nah, kalau nambah ongkos sesuai barang yang dibawa, seperti teve, kulkas, komputer … maka setiap kamar bisa memiliki voltase yang berbeda. antik.

Written by femi adi soempeno

December 14, 2005 at 1:46 pm

Posted in Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: