The red femi

saya tidak menyukainya

leave a comment »

coba tengok kanan kiri kalian. apakah ada yang muka badak, nggak tahu malu, keterlaluan, ndremis, bergaji besar tapi nggak mau berbagi.

saya punya teman. kebetulan, dia berjenis kelamin perempuan. dia doyan makan. dia juga paling nggak bisa melihat makanan menganggur di meja dan nggak ada yang menyentuh. sedetik saja makanan itu ditangkap oleh kedua matanya, maka ia akan dengan sigap hinggap di meja tersebut, dan menghabiskannya hingga habis. bis. bis bis.

suatu siang, seorang teman lain membawa makanan. saya lupa apa persisnya makanan yang ia bawa itu. yang jelas, itu adalah buah tangan dari bepergian jauh. pemandangan makanan yang nikmat ini tentu saja tak dilewatkan oleh teman perempuan ini. dengan tangkasnya, dia memungut sekantong plastik besar, dan menyembuyikannya di balik meja.

pada hari besar, rejeki menghampiri kami semuanya. setiap orang mendapat beragam bingkisan. ada permen. minyak. biskuit. mentega. dll. teman perempuan ini langsung menyisir seisi ruangan dan bertanya, “ada mentega yang nggak kepake nggak?” astaga! saya kaget bukan kepalang. serakah amat sih, sudah mendapat jatahnya sendiri-sendiri, kok masih juga minta. malah, gajinya lebih besar dari saya. kok nggak malu gitu lowh!

saya heran sama dia. saya nggak menyukainya. habbit-nya. attitude-nya. memuakkan. nggak tahu malu.

Written by femi adi soempeno

December 20, 2005 at 1:40 pm

Posted in Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: