The red femi

Cangjo madura

leave a comment »

p1070098.JPG

saya pesan bubur kacang ijo (cangjo) seperti biasanya. satu porsi kacang ijo hangat, diguyur dengan satu-dua sendok ketan hitam, plus santan.

tetapi pesanan yang datang tak sesuai yang saya maui. yang terhidang dimeja adalah cangjo madura. ketan hitam hangat dengan campuran kacang ijo yang sangat sedikit, diguyuri santan dan digenapi dengan roti tawar. dari tampilan saat masih di bungkus, selera saya tiba-tiba lenyap. yang tadinya sudah ngiler dengan cangjo hangat –sepeti bikinan ibu– raib seketika. wadau, makanan apa lagi ini.

aduh, saya tak bisa berkutik. tapi, satu mangkuk cangjo madura ini tak bisa menggugah selera makan saya. saya hanya menyeruput kuahnya yang sangat manis dengan campuran gula dan (barangkali) susu, dan beberapa sendok ketan hitam. selebihnya, saya tinggalkan di meja.

maaf ya, saya nggak bisa makan bubur ini. rasanya nggak nendang di lidah.

Written by femi adi soempeno

October 15, 2006 at 6:57 pm

Posted in Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: