The red femi

Archive for October 16th, 2006

Krispy kreme kemanisan

with one comment

p1070102.JPG

sesungguhnya saya tidak begitu suka donat.

donat apapun, di lidah rasanya terlalu manis. weh, orang jogja begini, ternyata saya nggak suka yang manis-manis. namun diburu rasa penasaran yang hinggap di lidah soal rasa krispy kreme doughnuts yang legendaris dari negeri paman sam, ditambah lagi melirik orang-orang yang memborong hingga berkardus-kardus, saya pun menyambangi senayan city dan menjajal sebuah donat buntet alias ngga bolong —haduh, donat ada yang ga bolong juga ya!

rasanya? uhm … sebentar-sebentar. biar saya menggigit secuil, dan mengerenyitkan dahi.

konon, donat yang satu ini berasal dari Winston –Salem, North Carolina, USA. donat ini sudah akrab di lidah orang-orang amerika sejak tahun 1937.  dibanding yang lainnya, ciri khas yang paling membikin mata *bling-bling* adalah neon sign yang menyala terang saat donut matang.uwh, itu kan jaman kakek-nenek kita ya! rencananya, di Indonesia akan dibangun 20 gerai krispy kreme dalam 5 tahun kedepan. penandanya gampang. menyalanya lampu Hot Light adalah tanda donut hangat Original Glazed siap!

donat yanjg dijagokan oleh krispy kreme ini ada 15 macam Original Glazed. misalnya saja Chocolate Iced Glazed, Glazed Chocolate Cake, New York Cheese Cake, Glazed Cruller sampai Chocolate Iced Glazed Cruller. bentuknya juga nggak melulu bolong. ada yang berbentuk shell, ring dan cake dalam lapisan gula dengan isi buah atau krim.

saya merasa rugi membeli dua buah donat yang masing-masing dibanderol Rp 6300. hehehe … soalnya rasa donat ini di lidah saya muanis bangedd. salah lidah saya atau adonan donatnya, saya tidak tahu. mestinya saya menjadi salah satu konsumen yang mencicipi satu dari 180 ribu donat yang dibagikan secara cuma-cuma di perkantoran maupun pemukiman perumahan di Jakarta.

saya tak bisa membandingkan donat krispy kreme ini dengan donat branded lain seperti J.co atau Dunkin Donuts. saya juga tak bisa menyandingkannya dengan donat yang dibawa oleh ‘pak kue pak’ ke kantor saya dan si abang berkaos AW Rootbeer di kereta bengawan disetiap kepulangan saya ke Jogja saban minggu.

pendeknya, saya memang tak suka donat.

Written by femi adi soempeno

October 16, 2006 at 10:06 pm

Posted in Uncategorized

starbucks, again

leave a comment »

p1070104.JPG

starbucks, lagi.

saya tidak pernah bosan menyambangi starbucks plasa senayan. biasanya, saya duduk di teras, di meja paling depan sebelah kiri, bersama hendra–sahabat saya. agenda ritual ini sudah kami lakukan sejak tiga tahun silam. dan 95% kedatangan kami ada di starbucks pasa senayan, bukan starbucks yang lain.

srengenge pukul lima sore. musical fountain dari plasa sentral senayan. menikmati pucuk pohon cemara yang terangguk-angguk terlibas angin. mencermati awan sore yang kemerah-merahan dan langit menggelap. angin menghembus pelan menggoyangkan ujung rambut. menunggu kendaraan roda empat keluar dari mulut parkiran. menebak-nebak isi di dalamya.

itu sebabnya saya dan hendra memilih starbucks plasa senayan sebagai tempat berbagi hati, saban minggu. jangankan kursi dan meja yang kami duduki. pesanan kami pun selalu sama: frapucino java chip venti –dulu, frapucino rhumba venti. tengok kanan-kiri, hanya dua-tiga meja yang menyeruput dari gelas yang paling besar. salah satu meja itu adalah meja kami.

starbucks di plasa senayan ini memang paling tooop.

tak percaya? coba bandingkan dengan starbucks plasa semanggi yang terlalu pusing dengan pemandangan orang dan kendaraan yang bertabrakan. starbucks plasa sudirman yang langsung menatap gedung bertingkat. starbucks tebet yang sumpek. starbucks senayan city yang terasnya hanya secuil. starbucks PIM yang ada di bawah tanpa smoking area dan pemandangan yang cihuy. …

saya dan hendra hanya bisa menyandingkan starbucks plasa senayan ini dengan … dengan apa hayo! coba tebak!

yups … dengan pinggir pantai kuta. sama-sama tempat yang paling asik untuk berbagi fantasi, menyandarkan mimpi, menggumamkan hari kemarin, membincangkan rona merah jambu dan hati yang patah. bedanya, tenggakan di pinggir pantai kuta, sedangkan di starbucks adalah kopi blended.

well … ada yang mau ikut?

Written by femi adi soempeno

October 16, 2006 at 7:25 pm

Posted in Uncategorized

Paket lebaran

leave a comment »

p1070100.JPG

seperti tahun yang sudah-sudah, siang ini saya mendapatkan satu kresek paket lebaran.

isinya beragam: ada okky jelly drink, kacang, indomie, minyak goreng, saus sambal, pop mie, kopi susu … setiap orang mendapatkan satu bungkus. tahun lalu, reporter dan bukan reporter tampaknya mendapatkan isi paket yang berbeda. bedanya di bagian mana, saya sendiri tak tahu. soalnya, si pengantar paket ada yang khusus mengantarkan untuk reporter, dan ada pula yang bukan untuk reporter. saya tak tahu, apakah tahun ini isi paket kami berbeda.

paket ini datang dari beberapa perusahaan yang berbaik hati mengguyuri kami dengan sejumlah makanan siap saji. diantaranya, indofood dan garudafood.  waduh, makasih-makasih banget kalau begitu. saya mulai mendapatkan paket semacam ini sejak tiga tahun lalu, persis saat saya mulai bekerja di perusahaan ini. tentu saja, ini adalah kejutan dadakan yang kemudian saya tunggu setiap tahun. soalnya, lucu, seisi kantor ngemil dengan snack yang sama.

terima kasih.

Written by femi adi soempeno

October 16, 2006 at 7:38 am

Posted in Uncategorized