The red femi

Krispy kreme kemanisan

with one comment

p1070102.JPG

sesungguhnya saya tidak begitu suka donat.

donat apapun, di lidah rasanya terlalu manis. weh, orang jogja begini, ternyata saya nggak suka yang manis-manis. namun diburu rasa penasaran yang hinggap di lidah soal rasa krispy kreme doughnuts yang legendaris dari negeri paman sam, ditambah lagi melirik orang-orang yang memborong hingga berkardus-kardus, saya pun menyambangi senayan city dan menjajal sebuah donat buntet alias ngga bolong —haduh, donat ada yang ga bolong juga ya!

rasanya? uhm … sebentar-sebentar. biar saya menggigit secuil, dan mengerenyitkan dahi.

konon, donat yang satu ini berasal dari Winston –Salem, North Carolina, USA. donat ini sudah akrab di lidah orang-orang amerika sejak tahun 1937.  dibanding yang lainnya, ciri khas yang paling membikin mata *bling-bling* adalah neon sign yang menyala terang saat donut matang.uwh, itu kan jaman kakek-nenek kita ya! rencananya, di Indonesia akan dibangun 20 gerai krispy kreme dalam 5 tahun kedepan. penandanya gampang. menyalanya lampu Hot Light adalah tanda donut hangat Original Glazed siap!

donat yanjg dijagokan oleh krispy kreme ini ada 15 macam Original Glazed. misalnya saja Chocolate Iced Glazed, Glazed Chocolate Cake, New York Cheese Cake, Glazed Cruller sampai Chocolate Iced Glazed Cruller. bentuknya juga nggak melulu bolong. ada yang berbentuk shell, ring dan cake dalam lapisan gula dengan isi buah atau krim.

saya merasa rugi membeli dua buah donat yang masing-masing dibanderol Rp 6300. hehehe … soalnya rasa donat ini di lidah saya muanis bangedd. salah lidah saya atau adonan donatnya, saya tidak tahu. mestinya saya menjadi salah satu konsumen yang mencicipi satu dari 180 ribu donat yang dibagikan secara cuma-cuma di perkantoran maupun pemukiman perumahan di Jakarta.

saya tak bisa membandingkan donat krispy kreme ini dengan donat branded lain seperti J.co atau Dunkin Donuts. saya juga tak bisa menyandingkannya dengan donat yang dibawa oleh ‘pak kue pak’ ke kantor saya dan si abang berkaos AW Rootbeer di kereta bengawan disetiap kepulangan saya ke Jogja saban minggu.

pendeknya, saya memang tak suka donat.

Written by femi adi soempeno

October 16, 2006 at 10:06 pm

Posted in Uncategorized

One Response

Subscribe to comments with RSS.

  1. […] […]


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: