The red femi

Sini, saya pinjamkan bahu saya

leave a comment »

barusaja suaramu di telepon mengejutkan.

kaku suaramu seperti besi yang tak kenal lekangan. sulur kata merambat tak sempurna. ada apa? biasanya kamu datang dengan suara ceria yang mampu membangunkan malam saya. tetapi tidak kali ini. dari suara kamu, saya bisa membayangkan kamu sedang berjuang untuk menahan agar bulir bening itu tak jatuh dari sudut mata kamu. dan, kamu juga memanggil saya dengan nama saya, yaitu “fem”. hah. biasanya kamu memanggilku dengan sebutan “njing”, bukan? bahkan, belakangan, kamu menyebut saya dengan istilah yang membuat saya terperangah, “anak gajah …”

sini, saya pinjamkan telinga saya. ayo, cerita apa yang terjadi. tumpahkan semua isakmu di bahu saya. saya siap mendengarnya.  

Written by femi adi soempeno

November 2, 2006 at 3:33 am

Posted in Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: