The red femi

60-65 km per jam

leave a comment »

saya ingin mengibaratkan diri saya seperti motor bebek 100cc. maka kecepatan maksimal dan rasional yang bisa saya tempuh adalah antara 60-65 km per jam.

kecepatan itu tidak terlalu norak, tetapi pas. di jalan lurus, dia akan melibas sepeda dan tukang becak. sementara di tikungan tajam, dia tidak akan terpeleset. di jalanan yang menurun, dia tidak akan kesusahan mengerem. dan bila di tanjakan, dia tidak akan kepayahan.

sepertinya, begitulah motor yang terpasang di tubuh saya, saat ini.

sejak kemarin, saya menyetel ujung minggu ini untuk menulis. iya, untuk m-e-n-u-l-i-s. menulis apa saja. menulisi halaman ptih di blog gratisan yang kupunya, menulis enam tulisan @7500 karakter untuk edisi reguler, satu tulisan edisi khusus akhir tahun, dan menulis tentang polah prabowo.

sebagai asupan gizinya, saya sudah menyiapkan dilmah tea dan gula rendah kalori, CDR dan recehan untuk ‘makan dahsyat’. setidaknya, saya punya modal untuk menulis setara dengan kecepatan 60-65 km per jam.

modal lain adalah riset dengan sistem file yang rapi. bila saya menulis soal prabowo, maka topik-topik mengenai prabowo harus saya pilah. setiap pilahan topik itu saya namai, sesuai tiopiknya. misalnya, prabowo 98, artinya mengenai keterlibatan prabowo pada aksi 98. atau, prabowo profil, itu maksutnya mengenai profil apa dan siapa prabowo. untuk KONTAN edisi reguler, saya juga harus riset, lo. semisal, untuk tulisan marketing adu hemat bahan bakar, maka sebisa mungkin saya mengumpulkan data untuk mendukung hasil wawancara yang kemudian harus dirangkai menjadi sebuah tulisan. nah, setidaknya, saya punya modal untuk menulis setara dengan kecepatan 60-65 km per jam.

modal lain adalah cetak biru mimpi-mimpi. mmm … contohnya, besok rabu saya sudah harus pulang ke jogja. atau, besok deadline tulisan marketing. atau, besok aku harus menyisihkan waktu untuk mewawancarai pengusaha. atau, saya punya temu janji dengan seseorang di hari selasa. dus, saya harus nyicil merampungkan satu per satu. nah, dengan rencana rapih ini, setidaknya saya punya modal untuk menulis setara dengan kecepatan 60-65 km per jam.

modal lain yang tak kalah penting adalah rasa rindu ayah dan ibu. modal lainnya adalah humor segar dan ejekan spontan yang datang dari orang-orang di sekitar saya. modal lainnya adalah lima pitcher bir di kemang. modal lainnya adalah kepsibo atau bokep yang ada di dalam tas. modal lainnya adalah ingin tidur di kasur (ingat pepatah; bersakit2 dahulu … bersenang2 kemudian).

ujung minggu ini saya berenergi. seperti kendaraan yang tak kehabisan bensin, busi nggak kotor, rante tidak lepas, klakson menggelegar kencang, ban tidak bocor, lampu menyala, dan knalpot bersih tanpa asap. dus, motor bisa jalan 60-65 km per jam.

lantas, kecepatan 60-65 km per jam itu, sama dengan berapa karakter per jam ya?

mm … susah membuat penyetaraannya. repot. yang jelas dan sudah pasti, saya lagi semangat menulis saat ini.

Written by femi adi soempeno

December 17, 2006 at 1:29 pm

Posted in Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: