The red femi

Jogja menggelap

with 2 comments

saya tengah berada di kedai kopi Dekat Rumah saat satu per satu bolam meredup, hingga mati.

semalam, saya berencana untuk menyambangi beberapa kedai kopi yang lama tak saya kunjungi. seperti Dekat Rumah, Java Nuts, dan Rumah Kopi. membariskan beberapa kedai kopi yang ada di Jogja mengingatkan saya saat meliput beberapa kedai kopi dalam semalam. segelas kopi. secangkir espresso. satu cawan french fries … berhasil menunda jam tidur saya hingga matahari datang menjemput. sialan.

namun saya sudah membulatkan tekad untuk melakukan hal serupa, lagi. saya menuju Dekat Rumah. rencananya, sebentar kemudian saya akan berpindah ke Rumah Kopi, bercengkerama dengan barista-nya, kemudian mengusung badan ke depan de britto dimana vw combi itu terparkir membentuk reriungan kecil sebuah warung kopi pinggr jalan. sesudahnya, saya ingin menutup malam dengan menyambangi kinoki yang mengusung tagline bukan cinema bukan coffeeshop.

tetapi satu per satu bolam meredup, kemudian mati perlahan. satu lampu. dua lampu. tiga lampu. ruangan gelap. Dekat Rumah gelap.

black coffee yang saya pesan belum juga saya sruput. komik trojan war yang tengah saya asup tak lagi bisa terbaca. kemudian, si barista mengambilkan sebatang lilin menyala kecil ke meja. saya hanya tercenung, mencermati dan mencoba membelokkan rencana yang urung saya lakoni. jangan-jangan kawasan di sekitar Rumah Kopi juga mati. atau, jangan-jangan VW Combi tak buka karena lampu padam. jangan-jangan …

saya meninggalkan recehan Rp 6000 untuk secangkir black coffee. saya keluar bergegas usai bercanda dengan kencreng, adik angkatan kuliah satu tingkat dibawah saya.

lampu perempatan mati. kendaraan berbaris tak sabar ditengah kawasan yang menggelap. gebyar lampu hanya datang dari kendaraan, lampu petromaks dan gerai-gerai yang menyimpan listrik yang ditenagai solar. jogja berubah gelap. jogja menggelap. jogja gelap.

saya takut gelap.

Written by femi adi soempeno

January 7, 2007 at 3:54 pm

Posted in Uncategorized

2 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. waahh Fem, lorong kamar kosmu juga gelap lho kadang-kadang….

    eva

    January 9, 2007 at 7:58 am

  2. pas itu aku mandi dalam gelap, bikin mi dalam gelap, ceplok ndog dalam gelap, trus tidur dalam gelap
    wekekekekek

    Uare

    January 12, 2007 at 2:22 am


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: