The red femi

Thanks, but no

leave a comment »

tidak, terima kasih.

perut saya rasanya tiba-tiba menjadi mual. saya tidak tahu siapa yang sedang saya hadapi saat ini. lelaki bertubuh besar dan berkulit gelap, dengan kacamata hitam yang selalu tercantol di hidung dan kupingnya setiap kali berbicara pada saya. gosh.

dalam hitungan menit, tiba-tiba dia ‘melamar’ saya.

dan, perut saya menjadi mual. rasanya ingin muntah. saya segera memencet nomor ponsel seorang sahabat agar menelpon saya. padanya saya memintanya untuk menelpon saya untuk pura-pura memberi penugasan liputan pada saya. uwh.

dan

thanks. saya sudah ada di depan meja ini kembali untuk menulisi halaman putih. mengingatnya membuat bulu kuduk saya menjadi berdiri. merinding.

tidak. tidak lagi. terima kasih

Written by femi adi soempeno

January 30, 2007 at 8:52 am

Posted in Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: