The red femi

Bagaimana menghilangkan warna biru

with 4 comments

Saya membutuhkan dokter hati untuk menyembuhkan rasa sakit saya.

Lihat tubuh saya. Nyeri di bagian sini, bagian sini dan bagian sini. Kalau disentuh, rasanya sakit sekali. Ketiga bagian itu adalah pertemanan, berbagi senyum dan hubungan baik. Saya akan bilang sama pak dokter itu, ada yang sudah menghajarnya sehingga berbekas. Biru. Kalau itu memar, mestinya bisa hilang dalam satu atau dua minggu. Nyatanya, hingga saat ini tetap tak bisa hilang. Birunya enggan tanggal. Tetap ada di sana.

Saya membutuhkan beberapa obat penawar untuk bisa menghilangkan warna biru yang melekat itu. Saya ingin kembali utuh: bisa berbagi gelak, menunggu bola raksasa tenggelam pukul lima sore, berbagi mimpi, memeluk hangat, membagi api untuk sebatang rokok, meminjamkan kuping dan bahu, menghabiskan ujung minggu. Kira-kira, dokter akan member obat apa ya untuk saya.

Pada abang, saya bisa berbagi senyum dan gelak tawa. Pada orang-orang lain, hubungan baik ini tetap bekerja. Dan pada orang-orang yang –bahkan—saya tak kenal, saya bisa berteman. Tetapi, kenapa rasa biru itu muncul kembali setiap saya berjumpa dengannya? Rasanya seperti mesin pengering tangan di toilet pusat perbelanjaan. Setiap berjejeran dengannya, sepertinya tiga bagian di tubuh saya ini langsung meraung keras. “Nnnnnggggggggg …” … dan warna biru itu muncul.

Teras di warung kopi itu tak lagi nyaman. Bulatan bundar berwarna keemasan juga tak lagi cantik. Keloka jalan di selatan Jakarta menjadi tidak menarik. Satu botol bir tak lagi nikmat untuk dicecap. Dokter, saya sudah berusaha untuk menarikan kelingking saya dan bertautan dengannya, saya juga sudah berusaha menarik ujung bibir saya keatas, dan jejalin ini tetap saya ronce dengan baik. Pak dokter tahu, hasilnya apa? Warna biru yang masih membekas.

Written by femi adi soempeno

March 3, 2007 at 2:41 am

Posted in Uncategorized

4 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. bang…dengerin femi ni bang !!!

    paririan

    March 3, 2007 at 4:44 am

  2. ngilangin warna biru kan gampang…. campur aja ma warna iteeem… pasti langsung ilang deh birunya… :p

    bebek

    March 3, 2007 at 8:14 am

  3. duh.. kayaknya lagi ngadapin masalah yg sama nih sama gw…😀 Gimana kalo kita bikin janji sama dokter bareng2… Any good one u can recommend? :p

    rhani

    March 4, 2007 at 7:15 am

  4. tak silihi tipex po, ngger?

    lek atemo

    March 4, 2007 at 4:42 pm


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: