The red femi

e s t i

with one comment

saya kangen dengannya. iya, saya sangat kangen dengannya.

hampir setahun kami tak berjumpa. kedatangannya terakhir, saat menjemput ayah dalam peti cokelatnya, 31 mei silam. masih jelas di telinga saya, saat dia bilang sambil menangis dari kejauhan. “fem, tolong … tolong tunggu aku. bapak jangan dimakamkan dulu, tolong fem, tolong tunggu aku …” sedih bila mengingatnya.

betapa dia adalah ibu dan kepala keluarga. bahkan, ketika saya beranjak dewasa, ia tak membiarkan saya melarut dalam kehidupan yang tidak menentu. “aku akan tinggal disini sampai tahun 2010. kamu harus sekolah, jadi aku pulang nanti, kita berdua sudah bisa memulai kehidupan baru.”

bahkan, saat saya sakit lantaran pola hidup yang berantakan, dia tidak mencibir. dia malah bilang, “aku tahu solusinya: kamu harus sekolah!”

saya kangen dengannya.

saya ingat mimik imutnya. apalagi, bila sedang ngupil di jalanan atau menggoda anak-anak kecil dengan ejekan anak-anak. wajahnya bandel sekali. cuek. nakal. dan … tragis. hawh, tragis? iya, tragis. cantik-cantik kok seneng ngupil. :) 

saya tahu, saya begitu banyak berhutang dengannya.

Written by femi adi soempeno

May 1, 2007 at 10:26 am

Posted in Uncategorized

One Response

Subscribe to comments with RSS.

  1. posting dong fem pic nya esti🙂

    cyn

    May 2, 2007 at 5:53 am


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: