The red femi

Christopher Street Day Parade

leave a comment »

Sabtu lalu (23/6) ada christoper street day (CSD) di berlin. ini adalah paradenya para gay dan lesbian di jerman. Di state lain di jerman juga ada, hanya saja pelaksanaannya berbeda. Di berlin, sabtu lalu. Sedangkan di dresden sudah sejak tanggal 9 juni dulu. Kalau di frankfurt tanggal 21 juli nanti, dan di koln tanggal 8 juli ini. wah, gue sampe apal begini. Pokoknya beda-beda gitu.

Para gay dan lesbian ini punya jadual yang fixed setiap tahun. Di negara lain di kawasan uni eropa, bahkan USA juga sama saja. mereka saling share jadual sehingga bisa saling mengunjungi. Misalnya saja di brussel ada Belgian lesbian and gay pride. Kalau di amsterdam ada Konignnentag. Di Jerusalem ada World Pride. Di San Fransisco ada Folsom Street Fair. Di Chicago ada Mr International Rubber.

Parade CSD ini cukup asik. Ada begitu banyak (aku nggak ngitung) truk besar-besar dan bagus2 yang dihias untuk parade ini. mereka start pertama dari kawasan perbelanjaan mewah di berlin yaitu di kurfurstendamm.

Jadi seharian beberapa jalan di berlin di blok dan nggak bisa dilalui oleh kendaraan umum dan pribadi. Beberapa sightseeing bus juga dicancel karena nggak bisa ngangkut turis dari titik2 tertentu karena sudah di blok untuk CSD ini.

Wah, aku girang setengah mati lihat parade ini. kapan ya lihat parade terakhir? Kalo nggak salah ingat, saat Sultan HB X menduduki tahta usai HB IX mangkat. Wah, lama banget ya. Lha wong gunungan di jogja aja aku nggak selalu bisa datang. Soalnya … bangunnya selalu kesiangan!

Balik ke CSD, mereka membawa bendera yang berlapis2 warna-warni. Jadi selembar bendera itu ada warna merah, kuning, oranye, ungu, biru, hijau. Aku baru tau kalau ini adalah simbol gay dan lesbian. Mereka yang gay atau lesbian, biasanya kompak berdandan. Ada yang dandan sepasang gaya spiderman. Ada yang dandan sepasang gaya cleopatra … banyak deh.

Tentu saja, aku nggak melewatkan untuk foto bareng sama mereka. Modalnya hanya bilang, “Do you mind taking picture with me?” sambil tanganku bergaya motret gitu. hehe … abisnya takut mereka nggak ngarti bahasa inggris. Hehe .. dan, mereka mau!

Aku foto dengan banyak pasangan. Yang paling konyol adalah sepasang lesbian yang mengenakan pakaian suster! Iya, suster ala gereja katolik begitu. Wah … kacau deh. Tapi yang paling menggelikan adalah saat aku dicium oleh gay yang berdandan ala peri. Soalnya, selang beberapa lama, aku ketemu dia kembali sedang basah kuyup (sayap perinya juga basah kuyup gitu) di sebuah toko dan dia beli payung! Hahaha …

Ya, saat itu memang cuaca sedang moody gitu. sebentar panas sebentar hujan, begitu seterusnya. Yang di dalam truk sih enak, ada payon-nya dan nggak kehujanan. Ya, memang ada juga truk yang dibuka atapnya sehingga bener2 semuanya basah kuyup.

Tapi meski kehujanan semuanya happy. Musik jedang-jedung keluar dari setiap truk. Yang di atas truk, jogedan nggak karuan. Ada yang ciuman, ada yang lagi saling merangsang, ada yang ngelempar2 kartu pos, peluit dan kondom …

karena disana nggak ada yang kenal aku, dan semua orang juga happy dengan parade itu, sesekali aku berjoged mengikuti irama jedang-jedung itu. Tapi sialnya ternyata di fotoku aku menemukan orang di belakangku yang sedang motret aku pas lagi jogedan. Wah …

setiap truk dilingkari oleh tali yang dipegangi oleh panitia. Setiap truk adalah satu komunitas gay atau lesbian tertentu. Di truk itu mereka bukan hanya memasang balon dan warna-warni bendera aja, tetapi juga plakat yang bertuliskan situs-situs mereka dan juga foto2 orang yang lagi ciuman asoy.

Truk yang paling menarik adalah truk yang beberapa orang diantaranya mengenakan pakaian paus, pemimpin gereja katolik dunia. Di truk itu mereka memasang gambar salib dan penis. Huwh …

Semua orang happy. Beberapa toko kelarisan payung dan plastik poncho. Semahal apapun payung itu, tetap saja terbeli daripada kehujanan. Beberapa gay yang berdandan sangat heboh, juga terlihat ngeyup saat hujan turun. We … lucu deh lihatnya, sudah setengah basah, dandandan heboh, gay … ngeyup!

Yang tak kalah laris adalah minimarket. Bir diborong habis oleh orang-orang maupun komunitas yang ada di truk itu. Beberapa kedai kecil dadakan juga kelarisan bir dan … es krim!

Aku hanya kuat jalan selama 6 jam dari jam 12 hingga jam 6. capek juga jogedan sepanjang jalan. mereka ada pesta penutup jam 11 malem. Waa … Selebihnya, aku cari beberapa kebutuhan untuk logistik selama keluar kota seminggu kemarin.

CSD party! Nggak terlupakan deh.

Written by femi adi soempeno

June 24, 2007 at 2:46 pm

Posted in Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: