The red femi

schokolade

with 3 comments

saya suka cokelat.

seperti anak-anak kecil yang mengagumi nikmatnya cokelat dengan segala bentuk kemasannya, umur segini saya masih menyukai cokelat. itu sebabnya, saat ditanya oleh ross tiemann, mentor penulisan feature, “kamu mau nulis feature soal apa?” dengan lantang saya menjawab, “schokolade!” dan seisi kelas pun ketawa.

ada lima lapis gelas kertas yang teronggok di meja. sampah. gelas kertas itu bekas minuman cokelat yang saya angkut dari mesin di lantai satu seharga 50 cents. iya, saya suka cokelat! tidak ada minuman lain yang saya angkut dari mesin itu meski pilihannya beragam, mulai dari capucino, teh, kopi dll. saya hanya mau cokelat.

tetapi ross tidak berhenti sampai disitu saja. isu cokelat ini harus dijabarkan dalam pertanyaan kunci dan sederet pertanyaan lain yang harus saya bikin list. tentu saja, masih seputar cokelat! pertanyaannya sih saya bikin sederhana saja; kenapa orang suka makan cokelat? yang kemudian setelah direvisi dengan perdebatan yang cukup panjang dan memalukan, saya rangkai kembali dengan pertanyaan: apa yang terjadi dengan pasar cokelat saat ini?

saya jadi ingat, saya masih punya sebungkus m&m danhaselnuss-pralinen di kulkas. juga, sekaleng cokelat bubuk yang saya bungkus dari museum cokelat di koln. humm …

Written by femi adi soempeno

July 18, 2007 at 9:29 am

Posted in Uncategorized

3 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. […] (dan juga malu pada diri saya sendiri) saat membaca blog Femi yang beberapa postingannya berisi jalan-jalan dalam perjalanan hidupnya. Mungkin sekarang dia masih […]

  2. […] saya suka cokelat. suka sekali. secangkir cokelat hangat selalu membikin lega. setidaknya, menggembol senyum di pagi hari. apalagi cokelat hangat diminum sembari membincangkan si anu atau si itu dari balik kubikel. uwh. sedap. […]

  3. […] saya suka cokelat. suka sekali. secangkir cokelat hangat selalu membikin lega. setidaknya, menggembol senyum di pagi hari. apalagi cokelat hangat diminum sembari membincangkan si anu atau si itu dari balik kubikel. uwh. sedap. […]


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: