The red femi

(akhirnya) saya pulang

leave a comment »

saya membungkus dua buket crysant.

satu untuk ayah. warnanya putih. di bagian gagangnya, saya melekatkan pita putih. ayah, ini untuk ayah. dua bulan si bungsu tidak berjumpa ayah. dua bulan si bungsu tidak menengok rumah ayah. lihat, ada banyak daun kering disini. femi ambil satu per satu ya. humm … pakai tangan saja, karena femi nggak bawa sapu. bunga ini bunga crysant. warnanya putih. di bagian gagangnya, saya melekatkan pita putih. ayah, ini untuk ayah.

satu untuk ibu. warnanya merah muda. di bagian gagangnya, saya melekatkan merah muda. ibu, ini untuk ibu. dua bulan si bungsu tidak berjumpa ibu. dua bulan si bungsu tidak menengok rumah ibu. lihat, rumah ibu kotor sekali. debunya tebal. pasti tidak ada yang membasuh rumah ibu. humm … femi lap pakai telapak tangan femi ya. nggak apa-apa kalau kotor. nanti femi bisa cuci tangan. bunga ini bunga crysant. warnanya merah muda. di bagian gagangnya, saya melekatkan merah muda. ibu, ini untuk ibu.

saya membungkus dua buket crysant. keduanya untuk ayah dan ibu. barusan saya menjenguk mereka di rumah mereka. butiran bening ini terus saja menetes. dada ini sesak. tenggorokan ini terus terisak. pada mereka saya berbisik, “saya kangen kalian!” 

Written by femi adi soempeno

August 19, 2007 at 1:28 pm

Posted in Uncategorized

Tagged with , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: