The red femi

senyumnya manis

leave a comment »

senyumnya manis, siang tadi.

kami bercakap-cakap sebentar. hanya beberapa menit. belakangan kami mulai cair, bahkan sangat cair. tawanya renyah. ejekannya masih begitubegitu saja. bikin sebal tapi … *humh, kamu tidak tahu ya betapa saya menyukaimu!* ketawanya sedikit ngakak. kemudian mengejek lagi. duh, masa sih butuh waktu lebih dari setahun untuk bisa seperti ini. lalu, butuh wkatu berapa tahun lagi untuk kamu tahu bahwa saya menyukaimu.

kemisteriusannya rupanya belum usai. masih saja dia berbicara sepotong-sepotong. sembil menyeruput kopi, teh atau air mineral dingin. rokok putih ada di tangan. bir? itu jatah malam hari, setelah menulis. seperti senja sore yang tak pernah tajam menunjukkan kegagahannya. samar-samar.

tapi dia bukan senja. dia juga bukan langit yang kemerah-merahan. dia hanya dia. yang terus saja membincangi hidup lewat sepotong pesan pendek, atau ruang maya di yahooroom.

humh.

Written by femi adi soempeno

August 26, 2007 at 8:54 am

Posted in Uncategorized

Tagged with , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: