The red femi

tape saya kembali, tetapi rusak

with 2 comments

rasanya ingin marah.

empat bulan silam saya meminjamkan tape recorder saya pada raymond, wartawan anyar di kantor saya. saya punya yang lebih keren, lebih canggih, lebih akomodatif, lebih mungil, lebih berenergi. sementara, tape hitam kecil itu tebal, masih pakai kaset, pakai baterai besar, berat, …

itu sebabnya, jatah satu unit tape recorder dari kantor saya lemparkan pada si anak baru itu. itu berguna buat dia, lantaran sebagai wartawan baru, dia juga nggak membekali diri dengan tape recorder. bisa jadi, karena impiannya saat itu bukan menjadi wartawan.

saya jadi ingat, dulu saya datang ke kantor ini sudah satu paket dengan tape recorder. bisa jadi, ini pengecualian. karena sejak kecil saya ingin jadi wartawan. sejak usia 14 tahun saya sudah memiliki tape recorder.

pulang dari  berlin, saya tak mendapati wartawan anyar itu, berikut tape recorder saya. keduanya raib. keduanya hilang. keduanya menguap tak berbekas.

hingga sosok itu muncul lagi. “eh, mana tape recorder gue?” kemudian dia menunjukkan dmana posisi tape recorder saya saat ini. “ada di dia, dibawa dan dipakai sama dia …” tunjuknya pada seorang lamgiat, wartawan baru lainnya. owh. sudah lebih dari sebulan saya ada di kubikel ini. si wartawan anyar lainnya itu juga tidak memberitahu saya bahwa tape saya ada padanya. cilaka.

dan ia menyodorkan tape hitam panasonic palsu pada saya. rusak. pintu kasetnya njenggat, seperti bekas jatuh kemudian patah. rasanya saya ingin marah. saya sungguh ingin marah. tape itu kembali ke tangan saya lagi dalam keadaan yang tak lagi bisa digunakan.

kalau sudah begini, bagaimana saya bisa meminjamkan pada wartawan anyar lain yang lebih membutuhkan? saya sedih sekali.

Written by femi adi soempeno

September 13, 2007 at 12:45 am

Posted in Uncategorized

Tagged with , , ,

2 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. Yang sabar Mbak Femi… Lagi bulan puasa loh… hehehe…

    yacobyahya

    September 13, 2007 at 4:52 am

  2. hajar bleh hehehehe *kompor*

    dah saatnya lembiru kali fem, lempar ganti baru😉
    biarkan kenangan itu pun menjadi rusak😀

    cyn

    September 13, 2007 at 3:40 pm


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: