The red femi

kenapa sih tidak boleh menelpon

with 6 comments

saya tidak pernah mengeluh ongkos yang harus saya keluarkan untuk ber-halo-halo.

bahkan, saya tak pernah minta ongkos telepon ini diganti. saya punya uang untuk membayarnya sendiri. uwh. sebel rasanya. kalau sudah begini, ego yang bicara: saya punya gaji untuk membayar semua ongkos ini.  tapi, suara di seberang sana terus ngotot, “nelpon dari indonesia kan mahal sekali … nanti kamu tekor,” katanya. ia meminta agar saya tak usah telepon saban hari.

uwh. ini hal yang paling menyebalkan yang saya dengar. memangnya takut kalau saya mintai ongkos? tidak kok. saya tidak akan minta. atau, memang tidak suka ya saya telepon? hmmpf.

lagipula, saya tidak sedang mengecek aktivitas di seberang sana. saya hanya kangen. iya, saya hanya kangen. itu saja.

tapi kenapa nggak boleh telepon? saya sendiri tidak pernah mengeluh pada setiap sen yang saya keluarkan untuk bilang, “halo, apa kabar? aku kangen sama kamu …” setiap sen yang saya keluarkan adalah ongkos psikologis rasa rindu yang kian menumpuk. lihat, tabungan ini kian penuh saja. menunggu tahun depan untuk memecah celengan ini dan berjumpa, rasanya lama sekali. lantas, kalau saya menelpon, apa masih nggak boleh juga?

saya sedih. kenapa sih saya tidak boleh menelpon.  ya sudah.

Written by femi adi soempeno

November 15, 2007 at 11:28 am

Posted in Uncategorized

Tagged with , ,

6 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. vertamax dulu..:mrgreen:
    putusin aja, mbak..
    hehe..
    sebenernya juga bener sih, mbak..
    mubazir aja nelpon jauh2..
    he..😆

    morishige

    November 16, 2007 at 10:57 am

  2. tetep nelpon. pasti dia juga merindu. sabar ya jeng…

    munggur

    November 17, 2007 at 1:55 pm

  3. wis to.. besok aku saja yg nelpon..😛

    mbahatemo

    November 18, 2007 at 1:23 pm

  4. Kerja keras buat bayar telpon.. gak papa jeng. Lanjutkan perjuanganmu!

    suryasenja

    November 18, 2007 at 1:46 pm

  5. eheme-ehememmm!!!

    makanya, nelpon pake ym to, mbak!:mrgreen:

    STR

    November 20, 2007 at 5:16 am

  6. iya ih.. knp si orang suka bilang2 telp mahal
    kan bayar sendiri *komporrrrrrr*

    cyn

    November 20, 2007 at 5:51 pm


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: