The red femi

sekeranjang rambutan cinta

with 4 comments

“ini, rambutan dari kebon sendiri,” kata kunto.

haduh. pas! pas banget! rambutan tak lagi langka saat ini. hanya saja, harganya masih tinggi. ada rambutan dari kebon sendiri, siapa yang tega menolak? saya tidak. kemudian saya dan kunto berbincang tentang banyak hal. pekerjaan, mimpi, dan juga hati. kami berbincang sembari terus mempekerjakan rahang kami untuk menguliti rambutan dari bijinya.

manis. sungguh, rambutan dari kebon kunto ini manis. saya pun menjejalkan deretan kata, memamerkan pada lelaki dengan pjamas kotak-kotak merah melalui email pendek dari BB. dan kami berbincang bersahutan.

“aku lagi maem rambutan hasil kebun di belakang rumah teman. ueeennnnaaaakkkkkk banget hun! manis! tapi sama aku sih masih manis aku hun. sumpah! :p …” kata saya.

“ya pasti lebih manis rambutannya, … tapi dibanding siapa ya? dibanding batangnya,” selorohnya.

saya tidak terima. masa dibilang manis rambutannya ketimbang saya. atau, ketimbang batangnya? lontaran protes pun saya serukan. “enak ajaaa! manisan aku ketimbang rambutanya dong! kamu ini gimana sih! huwh!😦 …”

“ya ya ya manisan kamu dari batangnya …” jawabnya singkat. hah? @-) cilaka!

dahi saya berkerut. saya jadi manyun. tetapi tetap kok, sambil terus mengunyah rambutan. “lho, kok ngebandingin aku sama batangnya siiiiiiih????? Huuuuhuhuuuuuuhuuuuuuuuu …😦 dasar paman gembul!”

yang ada di seberang sana hanya terbahak kecil. sialan.

“awas kamu ya, kalo ketemu nanti kucubitin sampai kamu menyerah kalah! huh! huuuuh !!!” dan saya yang biasa mengumbar cium untuknya, kali ini menyatakan mogok mencium.

lelaki dengan pjamas kotak-kotak merah mencoba merajuk. aih. “lebih manis kamu dari rambutannya …” nggak mempan ah! terlambat. sudah kadung manyun.

tapi, siapa yang bisa menjamin kemanyunan saya akan konsisten? bahkan saya sendiri pun tidak bisa. mencoba ngambek dan berbagi tanda seru dengannya, rasanya sulit. mustahil. apalagi, hanya karena rambutan, batang rambutan dan saya. toh, manyun ini mendadak bisa lumer dengan hamburan ciuman darinya.

hah. dasar batang rambutan.

(ps: sini. harusnya kamu ada disini, menikmati sekeranjang rambutan cinta yang dibawa oleh kunto dari kebonnya.) 

Written by femi adi soempeno

January 18, 2008 at 8:45 pm

Posted in Uncategorized

Tagged with , ,

4 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. hehehe…
    cuma numpang lewat …..

    salam kenal….

    muhda

    January 21, 2008 at 10:54 pm

  2. […] 2 my heart ← sekeranjang rambutan cinta eloprogo […]

  3. mau dong feeeeeeeeeeeeeeeeeeeee

    pengen rambutan banget melanda nih….

    cyn

    January 29, 2008 at 3:24 pm

  4. […] sejak kemarin siang dengan gurauan soal sekeranjang rambutan cinta membuat saya ingin segera berbincang dengannya. tentang rasa rindu. tentang tabungan kangen hingga […]


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: