The red femi

kalau masih hidup, hari ini ayah berusia 80 tahun

with 4 comments

kalau ayah masih hidup, ia 80 tahun pada hari ini.

bangun pagi, mendengarkan radio lokal sembari menyeruput segelas kopi atau kopi susu. mungkin uyon-uyon jawa, bisa juga wayang. atau, radio nederland siaran indonesia. sesudahnya, membaca alkitab dan renungan harian lewat radio. saat bola raksasa itu bergerak pelan, ayah akan memasak nasi dengan magic jar. nasi itu dimasak untuk seharian. makan pagi, makan siang, makan malam.

saat fajar sudah menyapa dengan cahaya, ayah mulai berkebun, memberesi perkakas di rumah kecil, dan membuang sampah. ayah bisa berkebun selama berjam-jam. bisa jadi seharian. memangkas daun yang menguning dan menanggalkan batang-batang yang mengering. selebihnya, memindahkan pot dan membenamkan tanaman baru di tanah yang masih basah. ayah akan mengentaskan gerah dan keringat dengan mengirisi buah mahkotadewa di dapur. siaran radio yang menyumpal kupingnya adalah radio konco tani.

ayah akan disibukkan oleh teriakan bocah-bocah kecil. ya, anak-anak yang minta didongengi dengan spelling ABC dalam bahasa inggris. atau, permainan pelepas penat usai sekolah seharian. puzzle. flash card. scrabble. seharian, ayah akan memindahkan keriangan berbahasa inggris untuk bocah-bocah itu. deritan kursi besi beradu dengan lantai traso dan tudingan penunjuk kayu pada papan tulis, adalah sebuah penanda. iya, penanda bahwa ayah ada di rumah kecil itu.

dan ayah memilih untuk mengasup energi sebentar. lima belas menit. tiga puluh menit. sesudahnya, meriung dengan bocah-bocah itu kembali di sore hari.

hingga ayah kelelahan di sore hari. tubuhnya melunglai. letih. tapi senyumnya tak akan habis. semangatnya juga tak meluruh. Si Pemilik Hidup membunyikan lonceng pukul 19.00. ayah berdoa bersama dengan teman-temannya. legio mariae. rosario. masa adven. pendalaman kitab suci. peringatan mereka yang meninggal. sembayangan syukuran. dan ayah tak pernah membangkrutkan niatnya untuk berterima kasih pada Si Pemilik Hidup.

malam akan menambal segenap energi kegembiraan yang terhambur seharian.

“fem, itu ayah masih menyisihkan secuil ikan bandeng buatmu,” kata ayah, dalam bahasa jawa. “ada di kulkas,” sambungnya. iya, ayah tak pernah lupa membagi lauknya yang mungil untuk si bungsu.

atau.

“ayah beli mangga tiga. satu untukmu. satu untuk yayuk. dan satu untuk ayah. karena kalian tidak ada, maka ketiganya ayah makan semua,” katanya. aih. ayah tak pernah kehabisan akal untuk membuat si bungsu tergelak.

dan ayah mulai memindahkan keseharian ini bersama ibu dirumahNya, sejak Mei 2006 silam.

kalau ayah masih hidup, pasti, kue tart saya bingkiskan untuknya, hari ini. 

Tuhan tolonglah sampaikan
Sejuta sayangku untuknya
Ku terus berjanji
Tak kan khianati pintanya
Ayah dengarlah betapa sesungguhnya
Ku mencintaimu
Kan ku buktikan ku mampu penuhi maumu ——— Ada Band, Yang Terbaik Bagimu (Jangan Lupakan Ayah)

selamat ulang tahun ayah. kali ini, kue tart dari ibu pasti lebih lezat. tahu kenapa ayah? karena ibu membungkusnya dengan pita merah dan memberikannya pada ayah dengan pelukan dan ciuman yang sangat hangat. iya, disana di rumah Si Pemilik Hidup.

Written by femi adi soempeno

February 5, 2008 at 4:51 pm

Posted in Uncategorized

Tagged with , , , , ,

4 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. kalau masih hidupm hari ini ayahku berusia 50 tahun 18 hari😦 aku juga rindu ayah

    aureliaclaresta

    February 6, 2008 at 5:01 am

  2. kalau masih hidup hari ini ayahku berusia 50 tahun 18 hari😦 aku juga rindu ayah

    aureliaclaresta

    February 6, 2008 at 5:01 am

  3. “bangun pagi, mendengarkan radio lokal sembari menyeruput segelas kopi atau kopi susu”.
    ketika ayah masih hidup, kopi ayah lebih banyak diseruput anak bungsunya daripada ayah sendiri hehehe
    amat sangat rindu ayah juga….

    Lina

    February 6, 2008 at 7:31 am

  4. salam kenal.
    sebelumnya, kami turut berduka cita atas meninggalnya ayah anda yang sekaligus monitor setia radio Koncotani semoga semua amal kebaikannya diterima disisi Tuhan YME.
    semoga tali silaturahmi dengan keluarga besar radio Koncotani tidak terputus dan tetap terjalin.

    PT. RADIO SWARA KONCO TANI 702 AM

    July 14, 2008 at 9:05 am


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: