The red femi

my valentine is black

with one comment

musik berdentuman keras di hall de britto. sementara, latarnya tertulis: my valentine is black.

lucu juga anak-anak muda ini. usianya sepuluh tahun lebih muda ketimbang saya. energinya besar, bahkan lebih besar ketimbang saya, sepuluh tahun silam. mereka jejingkrakan diatas panggung. menggebuk drum. membetot gitar. memakukan bibir di depan mikrofon. awalnya mereka mengusung lagu-lagu yang … mmm … saya tak mengenalinya. tapi sepertinya lagu percintaan. apapun itu, lagunya: … tak jelas.

susulan lagu berikutnya adalah lagu-lagu rap. rap berbahasa jawa, rap berbahasa indonesia. pakaian yang dikenakan gombrong. celana baggy. kaos kegedean. kalung rantai nan panjang dengan bandul besar. topi yang di balik. sementara, ada yang berjogetan di tengah lingkaran.

yang membikin saya tak terhenti terbahak adalah suara teeettoooot khas penjual es dung-dung. klakson angin. iya, seperti klakson angin. aih. mereka menghibur saya di hari valentine ini.

ah, my valentine is black.

Written by femi adi soempeno

February 14, 2008 at 6:26 am

Posted in Uncategorized

Tagged with , , ,

One Response

Subscribe to comments with RSS.

  1. waduh… kok hitam…
    toh valentin tak cuma sehari…
    asalkan ada cinta hinggap di hati,
    itulah valentin…

    munggur

    February 18, 2008 at 4:25 pm


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: