The red femi

selalu saja mules

leave a comment »

perut saya sangat sensitif.

seperti semalam, saat saya menunggu esti,  kakak saya, muncul dari pintu kedatangan. perut saya mules. mual. ini adalah penanda kecil stress. uwh. mbakyu datang kok ya stress.

saya tak bisa membayangkan bagaimana bentuknya. bagaimana ukurannya. bagaimana bawelnya. sudah hampir dua tahun kami tak berjumpa. kangen. rimdu. telepon dan ruang maya menjadi ruang celotehan kami. selebihnya, kami menyimpan kerinduan untuk bertemu pada tahun 2009. lha, datang 2008, rimdu dua tahun ini juga sudah menggunung.

jadi saya berlarian ke toilet.

berjumpa dengan esti tahun ini adalah kecelakaan kecil. harusnya masih tahun depan. tahu, apa yang dia bilang? “sama-sama habis banyak, daripada aku liburan ke yerusalem, lebih baik aku ketemu kamu dan menengok bapak ibu …” uwh. ini juga yang saban mengingatnya saya menjadi mual.

Written by femi adi soempeno

April 12, 2008 at 3:52 pm

Posted in Uncategorized

Tagged with , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: