The red femi

setelah 13 tahun

leave a comment »

setelah 13 tahun, kami berjumpa kembali.

humh. memang, dalam 13 tahun, kami satu dengan lainnya juga berjejalin. lewat ponsel. lewat friendster. lewat ruang bincang di dunia maya. lewat … apapun. kabel bawah tanah dan BTS menjadi fasilitatornya. tapi, kini tak lagi ada fasilitator. yang ada adalah perbincangan tentang masa kecil dengan seragam merah kotak-kotak khas stella duce.

fauzi. via. aswin. dyah. danang wijo. danang greng. erni. rinto. mely. lily. ulin. wewe. lani. daniel. anas.

kami meriung bersama sebelum bertandang ke kraton untuk menghadiri pernikahan mbak dewi, teman di masa kecil kami. nyaris tak ada wajah yang berubah, selain bentuk tubuh yang berubah.

aswin masih celelekan dan suka nggosip dengan tante-tante. badannya menggempal. danang greng masih sama. dia belum menyelesaikan kuliahnya hingga sekarang. via datang dengan pacarnya. kalem dan manjanya belum hilang. tapi dia sudah sedikit lebih dewasa. erni datang dengan anung, suaminya. mereka a good match. keduanya celelekan, meski anung terlihat lebih kalem. erni? uwh … ekspresifnya belum hilang saat bertutur.

rinto membawa si kecil yang berusia 3 bulan di kandungan. tak hentinya saya menatap gelungannya yang mirip pohon natal.🙂 mama ini tetap saja funky. sama saja dengan dyah yang ‘seperti lupa’ kalau punya anak dua. anas agak menjaga sikap. cool. :)) mungkin karena berkebaya dan bersanding dengan calon suami yang bakal dinikahinya november nanti.

lily yang dulu menggandrungi little wawa (owh, no!!!) juga datang. two thumbs up, doi jauh lebih mungil daripada masa usia belasan dulu. tambah cantik dengan rambut panjangnya. namun, aksennya tak berubah. welina datang dengan pacarnya. masih tinggi, dan tetap tinggi. lani mengusung anak perempuan yang gendut dan suaminya. melly tetap saja bongsor. ulin berkebaya merah, menderetkan kawat untuk merapikan giginya. danang wijo datang dengan ibunya. dia tetap saja celelekan.

lebih dari sekadar nostalgia, kami meriung bersama kembali untuk merawat ingatan dan kenangan. Tuhan, terima kasih.

Written by femi adi soempeno

May 9, 2008 at 9:49 pm

Posted in Uncategorized

Tagged with , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: