The red femi

jatuh cinta, dan rasa itu

with 6 comments

beberapa waktu belakangan ini saya kok membayangkan rasanya jatuh cinta.

lama rasanya ‘tidak jatuh cinta’. jadi, butuh waktu yang tidak sebentar juga untuk mengingat-ingat bagaimana rasanya jatuh cinta.

rasanya seperti deru si ular besi yang meliuk dan menderap pasti. berjalan maju. terus. sesekali, peluit dibunyikan masinis dan asap hitam yang mengepul dari lokomotif adalah sebuah penanda tinggalan jejak.

rasanya juga seperti gebukan harmonis pada seperangkat gamelan. kendang. bonang. saron. peking. kenong-kethuk. kempul. gendher. gong. gambang. slenthem. menyumbangkan suara indah.

rasanya seperti jemari yang terketuk pada papan kunci (meminjam istilah kadal basi). pijatan pada papan K, muncul di layar monitor adalah K.

selaras.

lama tidak jatuh cinta. dan kini, rasa itu menjadi abstrak.

atau bisa jadi, saya sedang menunggu giliran?

tidak. tidak. saya masih menggudangkan rasa yang sama dan belum memberi cukup ruang untuk rasa yang baru.

ada yang mau cokelat hangat? —lebih baik saya menyibukkan diri dengan adukan irish cream chocolate cream. .  

 

 

Written by femi adi soempeno

May 29, 2008 at 12:38 pm

Posted in Uncategorized

Tagged with , ,

6 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. Ehm……wah udah lupa rasanya jatuh cinta ya? Wow…. tapi masih ingat rasanya dijatuhcintai to? Ha….ha…ha….

    Kang Frater

    May 30, 2008 at 2:24 am

  2. halo salam kenal.
    tadinya lagi nyari info gimana cara naik bis ke meruya, eh malah nemu blog ini, cerita ttg seorang ibu yang mau ke meruya hehehe…

    jatuh cinta yah..
    sekalian curcol deh.

    aku telah lama jatuh cinta dengan kekasih satu tahun lebih lamanya hingga sekarang aku harus bangun dan berdiri lagi.
    ga jatuh lagi..

    dia jatuh cinta dengan perempuan lain.

    hari ini gw lari pagi dari rumah gw ke senayan, lumayan, 3 jam. itung2 persiapan rencana mo ke rumah mantan naik sepeda, rumahnya di meruya. tempat gw di kebayoran baru. tapi klo dipikir2 jauh juga yah, jadi pengen naik bis aja.

    naik bis sendiri, jalan kaki yang jauh, melihat sekeliling dengan lebih lambat.. menjadi satu hal baru dalam hidup ketika gw selesai dengannya.

    ternyata patah hati juga seseru jatuh cinta🙂

    irish coffe jg enak..

    wen

    May 31, 2008 at 2:14 am

  3. Cinta akan datang di saat tak terduga jeng,
    tetep semangat ya ^^

    ansella

    June 2, 2008 at 7:40 am

  4. # kang frater
    kaaaaang! ya olo. miss u soo much kang. ya olo kaaang, kaaang …

    # wen
    patah hati seseru jatuh cinta? aih, bener banget tuh. harusnya saya catat ya, bahwa keduanya sama saja: meninggalkan getaran yang sejenis.

    # ansela
    nuwun jeng. tapi sudah kebacut frozen, makanya sudah menata untuk hidup sendiri saja. rasanya sama menyenangkannya kok.

    femi adi soempeno

    June 3, 2008 at 12:32 am

  5. luwih becik bilang rise in love daripada fall in love. sing jenenge fall kuwi nak ra kepenak to?

    jadi ingat lagunya josh groban, you rise me up… gitu! ora malah fall… loro mengko…

    munggur

    June 3, 2008 at 5:10 pm

  6. bingung….

    bram

    June 6, 2008 at 2:38 pm


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: