The red femi

daim dan kenangan itu

with one comment

saya menimang-nimang daim, cokelat karamel dari eropa. saya suka sekali!

cokelat ini dibungkus oleh agung untuk saya. *terima kasih agung*

cokelat daim. adalah holger. adalah perjalanan singkat seminggu menyambangi beberapa kota di jerman. adalah jatuh cinta pada caramel. adalah lelehan cokelat di mulut. adalah keriangan kecil. adalah jatuh cinta yang amat sangat pada cokelat. adalah ketagihan.

ah, daim. cokelat. caramel.

saya masih ingat persis. dengan kepastian, saya menolak tawaran holger untuk menjumput cokelat daim. “aku nggak makan permen …” kata saya. tapi, dia masih tetap memaksa dengan aksen jermannya yang sangat kental. “tapi kamu harus mencoba ini. enak!” dan … enak! daim selalu mengingatkan saya padanya. pada senyum hangat seorang fotografer. pada mimpi untuk bekerja sejenak di luar negeri.

dan saya memaksa eva untuk menyempatkan diri memburu daim saat ia bertandang ke frankfurt lagi. *terima kasih eva*

entah.

saya suka dengan cokelat. bisa jadi itu perkenalan saya pada karamel yang ramah dan tak membikin gigi saya sakit. dan saya menyukai daim. tapi saya suka daim barangkali juga karena memori yang baik tentangnya.

mungkin.

Written by femi adi soempeno

July 2, 2008 at 8:39 am

Posted in Uncategorized

Tagged with , ,

One Response

Subscribe to comments with RSS.

  1. waaaa .. Fem, bagi dong ..😀 (nengok kubikel Femi ..)

    ika

    July 2, 2008 at 10:08 am


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: