The red femi

selalu saja basah

with 3 comments

kamar mandi paling jorok yang jamak saya jumpai adalah di stasiun kereta api tanah abang.

bukan hanya sampah yang berserakan di ujung kubikel kecil toilet, tetapi juga air yang tak lagi bening. sesudahnya, masih harus dipungut Rp 1000 untuk sekali masuk toilet. padahal jelas-jelas ada papan bertuliskan: toilet gratis.

saya beruntung mendapatkan toilet yang sangat nyaman di kantor. bersih. setiap beberapa jam sekali, ada mas-mas yang membersihkannya. membuatnya tidak becek. membuatnya wangi. *terima kasih*

hanya saja, satu dua pengguna toilet kantor agaknya belum terbiasa dengan kenyamanan ini.

bukan hanya satu dua sobekan kecil tisue putih yang berserakan, tetapi juga air yang ngecembeng becek di sudut toilet. padahal, ini toilet kering. juga, bekas tanda sepatu yang masih melekat pada dudukan toilet. juga, cipratan air yang belum dilap oleh pengguna terakhir. owh. shoot.

entah, bagaimana ini semua bisa terjadi. pengalaman dan kebiasaan, barangkali yang membentuknya.

Written by femi adi soempeno

July 4, 2008 at 5:29 am

Posted in Uncategorized

Tagged with ,

3 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. ha, ha, ha. jadi inget tragedi toilet di kantorku. omong-omong, di surga ada tolite ndak ya?

    Musafir Muda

    July 4, 2008 at 7:40 am

  2. waaaa Fem .. ini penyakit saban ada angkatan baru di kantor😀

    ika

    July 4, 2008 at 2:09 pm

  3. selalu saja basah = becek terus. ingat cinta laura jadinya🙂

    munggur

    July 4, 2008 at 4:38 pm


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: