The red femi

ah, teganya!

with one comment

jam tiga sore, matahari sedang teriknya membakar kulit. ubun-ubun bukan incaran si bola raksasa lagi.

tapi, ada juga yang tega menggantang kulit-kulit. membikin antrian makin mengular. membikin orang menjadi gelisah dalam kehausan dan kepanasan. “kenapa sih nggak buka loket disitu saja?” atau, “ah, kenapa disini nggak ada peneduhnya sih?” dan sejumlah kenapa-kenapa yang lain.

belum lagi, jejaring komputer tak berfungsi. dus, antrian makin panjang sementara tak ada satu aktivitas pun bisa dilakukan.

tapi, ya itu dia wajah PT KAI. tak teratur, ribet, ruwet, penuh kasak-kusuk.

antrian semakin panjang. wajah-wajah kepanikan mulai muncul saat bolak-balik ada pengumuman soal komputer yang ngadat. sementara, bola raksasa tengah enggan berkompromi.

“mengular? asyik dong!” tukas salah satu pejabat penting KAI saat saya bilang bahwa antrian panjang muncul saat komputer rusak di stasiun-stasiun besar di Jakarta.

sungguh, tega sekali!

Written by femi adi soempeno

July 17, 2008 at 7:55 am

Posted in Uncategorized

Tagged with , ,

One Response

Subscribe to comments with RSS.

  1. itulah .. kalo bisa dibikin enggak nyaman, kenapa konsumen harus dimanjakan. huh!😀

    ika

    July 24, 2008 at 4:58 am


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: